Partner Links







Indonesia Juara Dunia

Membaca judul diatas, apa yang ada di pikiran Anda? Di dunia olahraga kalau tidak bulutangkis pasti angkat besi. Bagaimana dengan sepakbola? Di babak kualifikasi saja selalu tertatih-tatih, lolos ke putaran final Piala Dunia masih merupakan sebuah mimpi apalagi menjadi juaranya. Tapi ini benar-benar terjadi, walaupun tidak di dunia nyata tapi di sebuah game sepakbola online yang bernama Footstar. Bermain di Footstar, tidak seperti bermain di game online lainnya dimana Anda menjadi manajer sebuah klub. Footstar ini adalah game dimana kita adalah seorang pesepakbola.

Di game ini, karakter kita adalah menjadi seorang anak muda yang berumur 17 tahun yang belum memiliki kemampuan apa-apa (benar-benar tidak mempunyai kemampuan karena skill kita masih 0). Setelah mendaftar (kita harus menunggu 2-3 hari setelah mendaftar untuk mengetahui kita diterima atau tidak) kita akan mendapatkan list nama-nama dari karakter yang dapat kita pilih (sayang tidak bisa buat nama sendiri). Setelah itu, mulailah kita mencari klub tempat bernaung (bisa melamar ke klub atau menunggu tawaran dari klub), berlatih dan bermain.

Setelah mendapat klub, Anda harus berlatih untuk meningkatkan kemampuan. Pilihlah jenis latihan yang disesuaikan dengan posisi pemain yang diinginkan seperti kiper, bek, tengah atau striker, setelah beberapa sesi, skill Anda akan meningkat. Pemain muda lebih cepat peningkatannya dibanding pemain yang lebih tua (di atas 20 tahun misalnya). Rentang skill pemain adalah dari 0-20.berlatihlah terus agar menjadi pemain hebat dan saat itulah Anda akan dilirik oleh timnas, yaitu timnas Indonesia tentunya.

Saat ini Footstar memasuki musim ke-10 dengan jumlah total pemain sebanyak 34040 yang tersebar di seluruh negara. Untuk Indonesia saat ini ada hampir 400 pemain. Sebagaimana di dunia nyata, ada tim nasional dan Piala Dunia. Sejak musim ketiga Piala Dunia mula digulirkan sebagai kompetisi resmi. Ada tiga kategori Piala Dunia berdasarkan kelompok usia, yaitu senor, U-21, dan U-18.

Kompetisi dimulai dari babak penyisihan hingga final. Indonesia dengan jumlah pemain yang tersedia juga turut memeriahkan perhelatan itu tiap musimnya dengan hasil yang cukup memuaskan. Timnas senior dari dua kali perhelatan berhasil lolos kualifikasi zona Asia dan bermain di putaran final, walau kemudian harus pulang kandang lebih awal. Untungnya, untuk timnas junior sempat menuai hasil yang jauh lebih gemilang. Timnas U-18 musim ketiga lolos kualifikasi dan bermain di putaran final sebagai tim tak diunggulkan. Namun, inodnesia akhirnya berhasil mengejutkan dunia lantaran berhasil masuk babak final, sebelum akhirnya dihempaskan Portugal 3-0. Hasil runner-up membuat timnas junior mendapat julukan wonderkid.

Sementara itu, timnas Indonesia U-21 sejak awal digelar Piala Dunia belum pernah lolos kualifikasi, sampai musim keenam dimana mereka lolos kualifikasi dengan menyingkirkan tim kuat Belanda. Inilah awal kejutan yang menggemparkan dunia Footstar. Alumni U-18 yang bermain tiga tahun sebelumnya akhirnya berhasil membawa tim Indonesia versi Footstar lolos pertama kalinya ke putaran final.

Meski lagi-lagi tak diunggulkan, hasilnya ternyata jauh di luar perkiraan. Indonesia tampil tregginas dan mengalahkan lawan satu per satu. Memori tiga tahun sebelumnya terulang lagi ketika bertemu Portugal. Aroma pembalasan pun menggelora, sehingga anak asuhan Kiki Karim, sang manajer, menjungkir-balikkan ramalan dan membawa timnas Juara Dunia! Ini adalah hasil yang fantastis. Indonesia dalam perjalanan ke tangga jawara mengalahkan Belanda, Hungaria, Brazil, Prancis dan Portugal!.
Sumber: bolavaganza

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>